Ngeri!!! Kepsek SMPN 2 Widang Diduga Patahkan Psikologis Murid Didiknya Di Lapangan Upacara Lantaran Tidak Naik Kelas .

  • Whatsapp
Img 20240725 Wa0003

Tuban, K2RNews.com – Dunia Pendidikan di Kota Tuban Kembali Tercoreng Pasalnya, baru-baru ini seorang siswa  berinisial AV dibuat kepala sekolahnya tidak naik kelas Lantaran Sering Bolos sekolah.

Hebohnya lagi Pada hari Senin saat sekolah adakan upacara kepsek Marjani di duga ungkapkan omongan Kurang Sedap Terkait murid didiknya yang Tidak naik kelas Dihalaman sekolah SMPN 2 Widang yang mempengaruhi psikologis anak tersebut.

Bacaan Lainnya

Kekecewaan menyelimuti keluarga besar Eko orang tua dari AV siswa kelas 8 A SMPN 2 Widang kabupaten Tuban.

Ia mengetahui putranya yang berprestasi Di turnamen sepakbola usia dini tidak naik kelas hanya lantaran alasan absensi.

Kekecewaan Eko semakin menjadi saat melihat AV yang tampak lesu dan terpukul Lantaran AV Di umumkan kepsek SMN 2 Widang yang omongan nya Di luar koridor Pendidikan .

Eko menyampaikan di Ag selaku wartawan bumi wali .

Yo pang kepsek omong di lapangan sekolah pas upacara ”

Keluargane nelpon nelpon ora tak gadek cah gak Munggah keluargane nelpon nelpon terus  ucap Eko di wartawan bumi wali dengan nada kesal.

Di sisi lain AV kelas 8A SMPN 2 widang merasa terpukul dan bingung dengan keputusan sekolah.

Ia merasa tidak terima dengan keputusan sekolah yang tidak menaikkannya kelas hanya karena masalah absensi, meskipun nilai mata pelajarannya bagus.

“Saya minta tolong, kesalahan saya apa? Nilai saya bagus semua Kenapa saya tidak naik kelas, padahal sikap saya di sekolah juga baik dan ada lomba kejuaraan pun Aku selalu ikut tim olahraga.” tutur AV dengan mata berkaca-kaca.

Hingga saat ini, pihak sekolah masih bungkam terkait masalah tidak naik kelasnya AV Pihak sekolah yang diminta klarifikasi terlihat menghindar dan lari dari wartawan.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan mengundang berbagai pertanyaan. Apakah benar AV menjadi korban Ataukah ada alasan lain yang belum terungkap?

Masyarakat berharap agar pihak terkait segera menyelesaikan masalah ini dengan adil dan transparan dan apabila kepala sekolah terbukti terucap, harapan wali murid warga pribumi Widang berharap untuk memberhentikan kepsek tersebut.

 

( Jp/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *