RSUD dr. Iskak Perkuat Keselamatan Pasien Lewat Simulasi Manajemen Downtime SIMRS

  • Whatsapp
Img 20260711 Wa0054

TULUNGAGUNG, K2RNews.com – RSUD dr. Iskak Tulungagung terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis digital dengan memastikan kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan teknologi. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan pasien (patient safety) dan mutu pelayanan.

Rumah sakit rujukan tersebut menggelar Workshop dan Simulasi Manajemen Downtime Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (29–30 Juni 2026), bertempat di Auditorium IDIK Lantai 2 RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penting rumah sakit, mulai dari jajaran manajemen, dokter, kepala ruangan, komite medik, hingga tenaga kesehatan dari seluruh unit layanan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk membangun kesiapan bersama ketika terjadi gangguan sistem digital.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Moch. Ravi Tanwirul Afkara, MMRS, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi kesehatan harus diimbangi dengan sistem mitigasi yang kuat agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal.

Menurutnya, penerapan SIMRS dan Rekam Medis Elektronik (RME) memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. Namun, rumah sakit tetap harus memiliki kesiapan apabila terjadi kondisi downtime.

“Keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Gangguan sistem tidak boleh menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar dr. Ravi.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD dr. Iskak menghadirkan pakar manajemen downtime rumah sakit nasional, Dr. dr. Rano I. Sudra, M.Kes., CTRMI., C.MD., M.Sc. untuk memberikan pemahaman terkait strategi menghadapi kondisi darurat sistem informasi.

Dr. Rano menjelaskan, kesiapan menghadapi downtime tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia dalam menjalankan prosedur alternatif secara cepat dan tepat.

Selain pembekalan materi, kegiatan juga diisi dengan pembahasan mengenai tata kelola rekam medis, aspek hukum dan etika pelayanan, rencana pemulihan sistem (Disaster Recovery Plan), serta standar komunikasi ketika terjadi gangguan.

Sebagai bentuk evaluasi kesiapan, RSUD dr. Iskak melaksanakan simulasi penanganan downtime secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, seluruh unit pelayanan diuji dalam melakukan koordinasi dan mengambil langkah sesuai prosedur.

Dengan langkah ini, RSUD dr. Iskak Tulungagung menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit yang tidak hanya mengedepankan inovasi digital, tetapi juga memastikan pelayanan tetap aman, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

(Suwarno/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *