Tambah Puluhan Mesin Cuci Darah, RSUD dr. Iskak Perkuat Layanan Pasien Ginjal di Tulungagung

  • Whatsapp
Img 20260220 Wa0058

TULUNGAGUNG, K2RNews.com – RSUD dr. Iskak Tulungagung berencana melakukan penambahan mesin hemodialisis secara signifikan guna menjawab tingginya kebutuhan layanan cuci darah bagi pasien di Kabupaten Tulungagung dan wilayah sekitarnya. Langkah ini menjadi strategi penting dalam meningkatkan kapasitas pelayanan penyakit ginjal yang terus mengalami peningkatan.

Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, menyampaikan bahwa fasilitas yang tersedia saat ini masih belum sebanding dengan jumlah pasien yang membutuhkan terapi hemodialisis secara rutin. Kondisi tersebut membuat rumah sakit harus melakukan penguatan layanan secara bertahap namun terencana.

Bacaan Lainnya

Saat ini, layanan cuci darah di Tulungagung hanya tersedia di tiga rumah sakit, yakni RSUD dr. Iskak, RS Bhayangkara, serta Rumah Sakit Islam (RSI). Keterbatasan fasilitas tersebut menyebabkan antrean pasien cukup panjang, mengingat terapi hemodialisis merupakan kebutuhan vital yang harus dilakukan secara berkala.

Data pelayanan menunjukkan RSUD dr. Iskak saat ini memiliki sekitar 35 unit mesin hemodialisis yang harus melayani kurang lebih 100 pasien setiap hari. Satu sesi terapi membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam, sehingga kapasitas layanan menjadi sangat terbatas dan berdampak pada waktu tunggu pasien.

Melihat kondisi tersebut, manajemen rumah sakit memprioritaskan rencana ekspansi layanan dengan menambah sekitar 45 hingga 50 unit mesin hemodialisis baru. Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tampung pelayanan sekaligus mengurangi antrean pasien secara signifikan.

Pengadaan mesin baru tidak hanya berfokus pada penambahan alat, tetapi juga mencakup pembangunan dan penyesuaian infrastruktur ruang layanan. RSUD dr. Iskak menyiapkan ruang khusus yang dirancang untuk menunjang kenyamanan pasien serta mendukung standar pelayanan medis yang optimal.

Selain infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian utama. Sebanyak 17 perawat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan khusus hemodialisis sebagai bagian dari persiapan pengoperasian unit tambahan, sehingga pelayanan tetap berjalan sesuai standar profesional medis.

Sebagai rumah sakit rujukan regional, layanan hemodialisis RSUD dr. Iskak tidak hanya melayani warga Tulungagung, tetapi juga pasien dari berbagai daerah sekitar. Dengan rencana penambahan kapasitas ini, rumah sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan terapi penyelamat hidup tersebut.

(Redaksi/Suwarno)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *