Aliran Sungai Brantas di Tulungagung Diduga Tercemar Limbah, Warga Minta Penjelasan dari Pihak Pabrik Kertas

  • Whatsapp
Img 20251112 Wa0000

TULUNGAGUNG, K2RNews.com – Tim media melakukan pemantauan di sekitar aliran Sungai Brantas, wilayah Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada 3 November 2025, dan menemukan adanya indikasi aktivitas pembuangan limbah cair di area belakang pabrik kertas PT Setia Kawan Makmur Sejahtera.

Dalam hasil pantauan tersebut, terlihat sebuah pipa berdiameter besar yang menyalurkan cairan ke sungai. Saat proses itu terjadi, air sungai tampak berbuih putih dan menimbulkan aroma menyengat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Bacaan Lainnya

Salah satu warga yang sedang memancing di lokasi menuturkan bahwa pembuangan tidak terjadi setiap saat. “Kadang kalau limbah itu dibuang, ikan-ikan di sungai enggak mau makan, airnya juga baunya beda,” ungkapnya. Warga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan maupun tindakan agar kualitas lingkungan di sekitar Sungai Brantas tetap terjaga.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Setia Kawan Makmur Sejahtera belum memberikan tanggapan resmi atas temuan di lapangan tersebut. Redaksi K2RNews.com masih terus berupaya untuk mendapatkan klarifikasi langsung agar pemberitaan ini tetap berimbang, sesuai dengan prinsip profesionalitas dan proporsionalitas dalam penyajian informasi publik.

Sebagai pengingat, dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, disebutkan bahwa setiap kegiatan usaha dilarang membuang limbah ke media lingkungan tanpa izin. Pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat dikenai sanksi pidana penjara hingga 3 tahun dan/atau denda maksimal Rp3 miliar sebagaimana tercantum dalam Pasal 104.

Redaksi akan memperbarui berita ini apabila telah menerima klarifikasi resmi dari pihak perusahaan maupun instansi lingkungan hidup terkait, guna memastikan informasi yang tersaji tetap akurat, berimbang, dan sesuai fakta di lapangan.

(Tim / Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *