Tuban, K2RNews.com – Kondisi memprihatinkan,terlihat di lembaga Pendidikan, Upt SD Negeri penidon 5, Desa penidon kecamatan plumpang kabupaten Tuban.
Di mana karena keterbatasan ruang Ruang yang seharusnya menjadi perpustakaan, di alih fungsikan sebagai Ruang, kepala sekolah dan Ruang Guru.
Sementara sarana, dan prasarana yang menunjang perpustakaan seperti : Buku, Rak buku, meja dan kursi untuk membaca serta perlengkapan lain di tumpuk di gudang yang sempit.
Karena tidak ada ruang perpustakaan , praktis kegiatan dan kemampuan murid untuk memahami, membaca,mengakses informasi. dan ber Literasi sangat terbatas, tidak seperti sekolah pada umumnya.
Plt kepala sekolah Upt SD Negeri penidon 5, Mujianto S.Pd.
Mengatakan bahwasanya Upt SD Negeri Penidon 5. Mempunyai murid dengan total108 murid.
Hanya mempunyai 1 unit gedung, yang di bagi menjadi 6 Rombongan belajar( Rombel). bahkan Ruang kelas satu,dan kelas dua di perkecil ukurannya, awalnya ruang kelas satu di rubah menjadi dua ruang,untuk kelas satu dan kelas dua.
Ruang kelas dua dijadikan dua ruang yaitu untuk ruang kelas tiga dan gudang.
Dengan ukuran kelas yg kurang memenuhi sarat ideal pada umumnya, sangat kurang layak guna menunjang kegiatan belajar mengajar.
Ideal nya dengan jumlah murid yang ada. Sekolah ini harus mempunyai ruang 6 rombel, 1ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, ujarnya kamis ( 27/ 11/2025).
Pihak sekolah berharap,Dinas terkait (UPTD dinas pendidikan) kabupaten tuban,benar benar memperhatikan keadaan ini. Harapanya dengan adanya ruang yang cukup dan Representatip,kegiatan belajar mengajar dapat meningkat dan guru juga dapat lebih fokus dalam mengajar.
Berdasarkan platform on line. program dari Kementerian Pendidikan pusat, untuk anggaran 2026 kabupaten Tuban mendapatkan Revitalisasi satuan pendidikan sekolah dasar. sebanyak 109 lembaga sekolah dasar.
yang bertujuan untuk meningkatkan kwalitas mutu pendidikan. dan anehnya dari 109 sekolah tersebut, Upt SD Negeri penidon 5 tidak termasuk yang mendapatkan.
Sementara itu awak media berusaha menghubungi dinas terkait lewat pesan WA( 08.27 wib) dan telpon(09.52 wib) sampai berita ini di terbitkan belum mendapat tanggapan
(Nar/Red)






