Plt Bupati Tulungagung Buka Kongres Anak, Ajak Generasi Muda Berani Jadi Pelopor dan Pelapor

  • Whatsapp
Img 20260806 Wa0036

TULUNGAGUNG, K2RNews.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin membuka Kongres Anak Kabupaten Tulungagung yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung Masa Bakti 2025–2026 dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Kegiatan bertema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” tersebut digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi penguat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak menuju Kabupaten Tulungagung Layak Anak.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, tema yang diusung memiliki makna penting. Menyayangi anak berarti memberikan kasih sayang, pendidikan yang berkualitas, perhatian, dan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk berkembang. Sementara melindungi anak berarti memastikan mereka terbebas dari kekerasan, diskriminasi, perundungan, eksploitasi, perkawinan anak, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital.

Menurut Ahmad Baharudin, membangun masa depan berarti mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, sejahtera, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan zaman. Karena itu, perlindungan dan pemenuhan hak anak harus menjadi perhatian seluruh pihak.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati juga mengukuhkan Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung Masa Bakti 2025–2026. Ia menegaskan forum tersebut merupakan wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, ide, dan gagasan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Ahmad Baharudin berpesan agar seluruh pengurus Forum Anak mampu menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor. Ia meminta mereka menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat serta tidak takut melaporkan setiap pelanggaran terhadap hak-hak anak melalui mekanisme yang telah disediakan pemerintah.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, hingga keluarga untuk bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang semakin ramah anak. Menurutnya, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama demi terwujudnya generasi emas Indonesia 2045.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPA dan KB) Kabupaten Tulungagung, Kasil Rohmat, mengapresiasi dukungan Plt. Bupati terhadap program perlindungan anak dan penguatan Forum Anak. Ia berharap Kongres Anak mampu melahirkan generasi yang berani menyuarakan aspirasi, menjadi agen perubahan, dan berkontribusi mewujudkan Kabupaten Tulungagung sebagai Kabupaten Layak Anak.

(Suwarno/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *