Arogansi Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kota Kediri, Intimidasi Sandera 2 Wartawan

  • Whatsapp
Img 20250605 102050

KEDIRI, K2RNews.com – Pendidikan di Kediri gaduh,arogansi kepala sekolah terhadap wartawan terjadi lagi atas perlakuan kepala sekolah SMK Negeri 1 kota Kediri dengan menyandera wartawan Berita Patroli dan wartawan tabloid Kharisma pada rabu kemarin yang vidio kejadiannya beredar di media sosial.

Edi Suroto kepala sekolah SMK Negeri 1 kota Kediri tidak mencerminkan seorang pebdidik,dengan memprovokasi anak didiknya untuk mengintimidasi dan menyandera dua wartawan ber inisial H dan N seolah mengubah pendidikan seperti gangster.

Bacaan Lainnya

Dari vidio yang beredar di media sosial diipertontonkan kebengisan siswa siswi SMK Negeri 1 yang dikonandani langsung oleh Edi Suroto beberapa siswa melempari dua wartawan ini dengan botol gelas aqua bahkan dengan tongkat kayu sembari meneriakan kata kata kasar “Pateni Wae” (Bunuh Saja. Red)

Arogansi dan Sombong, Edi Suroto ini sama sekali tidak mengargai Profesi Wartawan ,sebuah insiden memalukan yang menimbulkan kegaduhan,kejadian ini terjadi saat wartawan melakukan kunjungan ke SMK Negeri 1 untuk mengonfirmasi sikap Edo Suroto atas kata kata kasar yang dilontarkan kepada setiap warrawan yang melakukan kunjungan tang sebelumnya sudah dimuat Berita Patroli, Namun, suasana menjadi tegang ketika Edi suroto menunjukkan sikap tidak menghormati terhadap profesi wartawan serta memprovokasi pada anak didiknya.

“Sangat aneh, sang kepsek diduga merasa terusik dan tidak senang ketika wartawan mekakukan setiap tugasnya dalam menggali informasi dan mempertanyakan kegiatan Kepala sekolah hingga capaian prestasi,perihal pengelolaan dana BOS , meski pun awak media menanyainya secara baik -baik dan sopan,tetap saja arogansi yang diterima,ungkap salah satu wartawan media on line yang pernah melakukan kunjungan ke SMK Negeri 1 Kora Kediri.

“Ia menganggap wartawan atau LSM itu seperti perampok,bahkan Edi pernah mengatakan,kalau wartawan yang melakukan kunjungan ke sekolahnya,waktu pulang biar ditabrak kendaraan lain,hanya kata kasar yang keluar dari mulut seorang kepala pendudikan, ungkapnya.

“Ada seorang orang tua wali murid mengeluhkan atas prilaku dan ucapan seorang kepala sekolah yang bicaranya kasar dihadapan semua orang tua murid saat ada acara pertemuan dengan lembaga sekolah SMK Negeti 1 kemarin,tuturnya.

Menanggapi arogansi yang gilakukan oleh kepala sekolah SMK Negeri 1 Edi Suroto pimpinan redaksi media K2r news Ayom Sigit wantono.saat di hubungi melalui WhatsApp mengecam keras dan i kekecewa atas perilaku Oknum Kepsek yang tidak pantas sebagai seorang pemimpin pendidikan..

“Sangat menyesalkan sikap Kepala Sekolah yang tidak menggambarkan seorang kepala pendidik di tengah-tengah masyarakat. Seyogianya, sikap ramah, sopan santun, dan menghargai profesi lain harus terpatri di setiap gerak-gerik pemimpin pendidikan,” ungkap Ayom.

Kami mengharapkan agar pihak terkait segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum Kepsek sebagai bentuk penegakan norma dan etika dalam dunia pendidikan,ucap Ayom.

” Sikap Yang dilakukan oleh oknum Kepsek tersebut itu sudah nyata menandakan sikap Alergi dan tidak menghargai Profesi Wartawan , Saya menduga kepsek ini takut terungkap dan ada yang salah di lembaga lingkungan Sekolah.

Edi Suroto saat dihubungi melalui whats ap untuk diklarifikasi oleh wartawan IndonesiaPos menjawab seolah dirinya bukan kepala pendidikan, ” Ks Smk 1 Edy: ooo niku nggeh. tiyange rodo pedot pak edy suroto niku, Ks Smk 1 Edy: palingan kok anek anek nggeh tiyang niku, tulis Edi melalui via whats ap.

Dinas pendidikan harus segera menindak lanjuti insiden ini,ini kurang tegasnya kepala cabang dinas pendidikan Propinsi jawa timur wilayah Kediri,yang seolah membiarkan dan melindungi kepala sekolah yang salah, terangnya.

(Yudi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *