SMA Negeri 8 Kota Kediri Gelar Doa Bersama Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW

  • Whatsapp
Img 20250904 Wa0033

KEDIRI, K2RNews.com  – Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Peringatan ini dirayakan oleh banyak umat Islam di berbagai belahan dunia sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi yang menjadi teladan utama bagi umat manusia.

Untuk diketahui bahwa tradisi memperingati Maulid Nabi mulai berkembang sekitar abad ke-12 di wilayah Mesir, pada masa Dinasti Fatimiyah. Mereka mengadakan perayaan besar-besaran untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang kemudian meluas ke berbagai wilayah Islam. Meski demikian, perayaan ini tidak dilakukan pada masa awal Islam, baik di zaman Nabi Muhammad SAW sendiri maupun di masa sahabat.

Bacaan Lainnya

Seperti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Do’a bersama yang dilaksanakan oleh SMA Negeri.8 Kota Kediri, bertempat di aula pada kamis 4/9/2025 di ikuti oleh semua siswa kelas X,XI dan XII.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Mardji beserta staf dan guru, ketua komite H Sujarwoto dan beberapa komite,hadir pula Babinkamtibmas dan Babinsa.

Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Kepala sekolah SMP Negeri 8 menyampaikan bahwa maulid nabi yang dirangkai dengan do’a bersama merupakan momentum untuk mempererat tali silaturrahim antar pegawai dan juga sebagai titik balik dalam mengamalkan ajaran rasulullah.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kita peringati setiap tahun, diharapkan setiap kali acara peringatan ada satu perilaku nabi yang mampu kita teladani, “katanya.

Dalam giat acara doa bersama dalam rangka memperingati Maulid nabi Muhammad SAW mengundang Kh.hanafi al hafiz dari nganjuk,Ia tak henti-hentinya mengajak pada siswa dan guru yang mendengarkan untuk selalu mengingat Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup.

“Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu momen penting dalam kalender Islam yang memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk mengenang dan meneladani sosok Nabi Muhammad SAW. Terlepas dari adanya perbedaan pandangan di kalangan peringatan ini memiliki makna mendalam bagi mereka yang merayakannya, sebagai momen refleksi spiritual dan pengingat akan pentingnya meneladani kehidupan Nabi dalam setiap aspek kehidupan,tutur Ustd Hanafi.

( Yudi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *