Gelaran Manusuk Sima Sambut Hari Jadi Kota Kediri 1147 Santuni 1407 Untuk Anak Yatim

  • Whatsapp
Img 20260727 Wa0047

KEDIRI K2R News.com – Tradisi manusuk sima pada Senin 27/7/2026 Pk.09.00 wib ini rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kediri,dipusatkan di sekitar sumber mata air seperti Patirtan Tirtoyoso. Untuk informasi lebih lanjut mengenai sejarah
Upacara Manusuk Sima menandakan Kota Kediri genap berusia 1.147 tahun. Tradisi ini adalah visualisasi sejarah yang harus dilestarikan sebagai simbol berdirinya Kota Kediri.

Dalam acara Manusuk Sima Dihadiri Walikota dan Wawali Kediri, serta seluruh jajaran forkopimda, PJ Sekda, jajaran OPD, direktur RS, Instansi dan lintas sektoral,perbankan,Camat serta Lurah.

‎Manusuk sima, Upacara adat yang  merupakan tradisi tahunan untuk mengenang sejarah dan budaya  berdirinya Kediri, yang didasarkan pada peristiwa penetapan Dusun Kwak sebagai tanah perdikan (sima) lewat Prasasti Kwak pada 27 Juli 879 Masehi yang mencatat pemberian anugerah tanah oleh Kerajaan Mataram Kuno dengan diiringi oleh pagelaran seni tari dan pengrawit dari anak didik SMPN 6 Kota Kediri.

‎Upacara adat Manusuk Sima di pimpin oleh Bopo Subagyo, membuka upacara sekaligus menceritakan silsilah serta proses terjadinya pemberian prasasti kwak oleh Kejaraan Mataram kuno pada masa kejayaan Sri Maharaja Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala

‎• Prasasti yang berupa Lempengan tembaga berukuran sekitar 35,7 cm x 32,8 cm tersebut mengatur tentang Status • Tanah Perdikan :  Membahas pembebasan tanah tegalan di wilayah Kwak agar statusnya berubah menjadi tanah perdikan (bebas pajak).
‎• Aktivitas Pertanian: Menyebutkan jenis lahan pertanian serta sarana pendukung produksi agraris seperti sawah dan alat-alat penunjang pertanian masa itu.
‎• Struktur Wilayah: Mencatat hubungan administratif antara tingkat desa (wanua) Kwak dengan wilayah pengawasan yang lebih tinggi (watak) di bawah pejabat tinggi kerajaan bernama Rakarayan i Wka Pu Catura.

Wali Kota Kediri Vinanda prameswati dalam sambutannya atas nama pemerintah kota Kediri dan seluruh masyarakat kota Kediri mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan,merupakan sebuah kehormatan dalam perayaan hari jadi kota Kediri yang ke 1447.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini merupakan moment yang istimewa setelah 3 tahun acara manusuk sima diselenggarakan di balai kota dan tahun ini bisa kembali dikawasan Tirtoyoso,hal ini bukan tanpa alasan kalau kawasan ini memiliki kedekatan erat atas sejarah lahirnya kota Kediri disinilah jejak kawasan memiliki kedekatan yang erat dengan sejarah lahirnya Kota Kediri,disinilah jejak Kawasan kuwak yang disebut sebagai Prasasti kuwak kembali dihadirkan mengingatkan kita bahwa lebih dari 11 abad yang lalu menjadi bagian peradaban Kota Kediri.

Tema tahun ini sinergi lintas generasi mengalir dengan inovasi teguh dalam tradisi menjadi arah pembangunan kota Kediri dengan nilai luhur.

Wali kota Kediri berharap semua masyarakat kota kediri untuk menjaga kerukunan dan keberagaman semoga kota Kediri senantiasa diberikan keberkahan,dan berpantun yang diikuti oleh tamu undangan dengan membalas Mapan,bersepeda ke Banjarmlati singgah di tirtoyoso nan Asri tradisi kita jaga sepenuh hati bersama membangun Kota Kediri.

Sementara, perwakilan Kementrian Kebudayaan RI, Agus widiatmoko M, hum, dalam sambutannya mengicapkan selamat Hari Jadi Kota Kediri 1147. “saya sangat takjub dengan Kota Kediri yg memaknainya sebagai Kota yang tertua. dalam konteks modern, merupakan living museum lengkap dengan prasastinya, ” jelasnya.

‎Sebagai bentuk rasa syukur, doa dan memohon keselamatan serta berkah bagi masyarakat, pada gelaran ritual manusuk sima kali ini dibarengi dengan penyerahan santunan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 1407 anak yatim se Kota Kediri. maaing – masing anak mendapatkan uang tunai sebesar 600.000 dan bingkisan.
‎Imam Muttakim, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri mengatakan hari jadi Kota Kediri ini merupakan momentum yang tepat dan Pemkot Kediri ingin anak -anak yatim bisa ikut menikmati indahnya hari jadi.

‎”hari ini yang bertepatan dengan tanggal hari jadi Kota Kediri merupakan momentum yang tepat untuk berbagi. Harapan saya anak yatim bisa ikut menikmati indahnya Hari Jadi Kota Kediri ke – 1147. semoga membawa manfaat dan barokah, aamiin, ” ucapnya.

‎Untuk diketahui dalam acara manusuk sima yang merupakan hari jadi kota Kediri yang ke 1447 ini ada 1407 anak penerima santunan BLT melalui sumber dana DBHCHT2026 terdiri dari Desil 1 – 5 dan maksimal usia 18 tahun.

( yudi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *