Rehabilitasi Saluran Irigasi Kelurahan Gayam Sebagai Untuk Perbaikan Tanggul Dan Normalisasi 

  • Whatsapp
Img 20260512 Wa0044

KEDIRI, K2RNews.com – Rehabilitasi saluran air dalam upaya perbaikan, pemulihan fungsi, dan peningkatan kapasitas jaringan irigasi, drainase, atau air bersih yang rusak, bertujuan untuk mengembalikan efisiensi pengaliran air. Program ini krusial untuk mencegah banjir,seringkali melibatkan normalisasi, perbaikan struktur, dan peningkatan saluran primer/tersier.

Rehabilitasi Saluran Irigasi di wilayah Kelurahan Gayam untuk penanganan perbaikan tanggul saluran dan normalisasi saluran,seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri dijabat oleh Ir. Endang Kartika Sari, ST., MM. Ia juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Kediri per Oktober 2025 mengatakan dalam Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada perbaikan dan optimalisasi saluran irigasi tersier agar air dapat mengalir dengan lancar dan merata ke lahan-lahan pertanian masyarakat,terangnya pada Selasa 12/5/2026.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari permintaan warga Kelurahan Gayam,dengan Panjang saluran yg direhab kurang lebih sekitar 160 meter dan waktu pelaksanaan pembangunannya mulai 3 Maret dan sampai dengan saat ini masih berlangsung, diperkirakan selesai dalam minggu ini,tuturnya.

“Dengan terbangunnya saluran irigasi tersier di kelurahan Gayam distribusi air kini menjadi lebih efisien dan merata dan memperbaiki saluran yang mengalami kerusakan, sedimentasi, atau penyempitan aliran air yang juga menjamin ketersediaan air secara merata bagi lahan pertanian yang dilayani jaringan irigasi,ungkapnya.

“Program ini dilaksanakan untuk mencapai beberapa sasaran utama,meningkatkan fungsi dan kapasitas saluran irigasi tersier dalam mendukung distribusi air ke lahan pertanian dan untuk memperbaiki saluran yang mengalami kerusakan, sedimentasi, atau penyempitan aliran air,jelasnya.

Harapan setelah dilakukan penanganan,saluran irigasi dapat berfungsi secara optimal untuk mendukung pertanian dan mencegah agar air tidak meluber ketanah pekarangan warga setempat,pungkasnya.

( yudi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *